Diduga Oknum Polsek Bukit Raya Pekanbaru bujuk Korban dan lemahkan perkara dugaan Penyanderaan,Ini pernyataan Pengacara dan Kapolsek

RiauInvestigasi.Com I Pekanbaru —– Terkait akan dugaan penyanderaan terhadap Tri Maharfa dan Orang Tua Tri yang merupakan Istri dan mertua dari Yudi Karyawan PT BRIJ,yang diduga dilakukan oleh ke 3 (tiga) Oknum PT BRIJ yang berlokasikan Jl. Jendral Sudirman blok E-10 Area Sudirman Square Pekanbaru yakni Usman, Rika dan Udin pada Selasa (27/03/2018) lalu sebagaimana yang telah dipublikasikan oleh media online Nasional dengan link berita : http://buserkriminal.com/polsek-bukit-raya-kompol-pribadi-diminta-serius-menangani-laporan-penyanderaan-perawat-dan-mertua/

” Benar, Kita sudah lapor Selasa lalu pada pihak Polsek Bukit Raya atas kejadi dugaan penyanderaan terhadap korban Senin lalu pukul 20.00 Wib,Korban dijemput oleh pihak Management BRIJ dibawa kekantornya,tidak diperbolehkan pulang waktu itu,guna memancing suaminya (Yudi) hadir sampai paginya.Hingga Korban tidak dapat bekerja,yang pada saat ditahan menggunakan pakaian perawat.” Tutur DR Yudi Krismen,SH.,MH pada RiauInvestigasi.Com,Jum’at (13/04/2018) yang dihubungi ke Telp Seluler Pribadinya

” Paman Korbanpun datang kekantor kita, untuk lakukan Konsultasi.setelah kita memberitaukan bahwasanya apa yang telah dilakukan oleh PT BRIJ melanggar KUHP pasal 333 ayat 1 yaitu pengekangan Kebebasan dengan ancaman Pidana 8 Tahun, Selasa sekitar pukul 14.00 Wib,Paman Korban dan kita mendatang pihak Polsek Bukit raya untuk membuat laporan dan membawa Katim Buser ke PT tersebut.Pihak Managemen mengakui menahan korban dan itu direkam dan diliput oleh salah seorang wartawan Pekanbaru,agar Yudi yang merupakan suami dan menantu Korban serta Karyawan PT BRIJ hadir,Waktu itu terjadi debat mulut dengan pihak Management PT BRIJ.” Ungkap DR Yudi Krismen,SH.,MH sembari meminta RiauInvestigasi.Com untuk meminta bukti rekan tersebut kepada Wartawan yang meliput dan merekam peristiwa dugaan penyanderaan tersebut diatas.

” Setelah pukul 5 sore korban dilepaskan dan lalu dibawa ke Polsek Bukit Raya,ketika hendak diminta keterangan,pihak penyidik meminta pengunduran waktu di hari Kamis dengan memohon kepada pihak Korban untuk diundur,dikarenakan banyaknya laporan.Secara SOP Penyidikan Kepolisian permintaan keterangan tidak boleh ditunda karena pelayanan,karena bermohon oke ditunda.” Tambah DR Yudi Krismen,SH.,MH

” Di hari Kamisnya ternyata penyidik Polsek Bukit Raya susah untuk dihubungi,waktu itu Aiptu Rahman selaku Katim meminta kita untuk menghubungi Kapolsek.Sayapun menghubungi Kapolsek apakah boleh Korban dimintai Keterangan.Boleh kata Kapolsek, namun diluar itu saya menyampaikan kepada Edi Sumardi selaku Wakapolresta Pekanbaru melalui WA bahwasanya adanya dugaan pengelapan perkara.Saat ini pihak Polsek masih melakukan pengembangan perkara,sebelum diperiksa pihak Korban sudah dibujuk-bujuk oleh Pak Kapolsek supaya mencabut Laporan.Ketika diambil keteranganpun,seolah-olah diarahkan oleh penyidik supaya unsur pidananya tidak terpenuhi.Kita Team Lawyers sempat berdebat dengan Penyidik Kenapa pihak penyidik tidak menjalankan fungsinya sebagai penyidik, membuat terang penyidikan itu dengan mencari unsur-unsurnya bukan malah melemahkan agar unsur Pidananya tidak terpenuhi,ada apa dibalik ini?.” Tanya dan terangnya dengan geram

” Harapan Korban dan Kita selaku Lawyers meminta pihak Polsek dapat menindak lanjuti Laporan kita, dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dikarenakan ada bukti memenuhi unsur pidana pada Pasal 333 ayat 1 akan Perampasan Kemerdekaan seseorang.” Tutupnya (DR Yudi Krismen,SH.,MH*)

Saat dipertanyakan akan hal tindak lanjut laporan dugaan penyandraan terhadap Istri dan mertua dari pada Karyawan PT BRIJ Pekanbaru, dan apakah pelaku dugaan penyanderaan sudah dimintai keterangan dan atau dilakukan pemeriksaan PT ?.

” Lagi tahap pengambilan keterangan kepada pelapor,setahu saya iya.untuk informasi lebih jelas tanya pada Kanit.” Ungkap Kompol.Pribadi Kapolsek Bukit Raya Kota Pekanbaru pada RiauInvestigasi.Com via telp seluler Pribadinya , Jum’at (13/04/2018)

” Ya..tanyalah sama wartawan dan Polisi yang lain” Tutur Kompol Pribadi Kapolsek Bukit Raya yang terkesan tidak bersahabat, dan terkesan tidak menunjukkan sikap kemitraannya pada Media saat RiauInvestigasi.Com meminta No kontak / Telp Seluler Kanitnya guna mendapatkan Informasi yang akurat.

Sementara saat dipertanyakan adanya dugaan pihak Polsek Bukit Raya berusaha membujuk rayu Pelapor untuk mencabut laporannya, dan terkait adanya dugaan penggelapan suatu perkara.Serta penyampaian RiauInvestigasi.Com tidak memiliki no kontak Kanit Rekrim.

Dirinya (Kompol Pribadi,Kapolsek Bukit Raya*) lagi-lagi tidak menjawab permintaan Riauinvestigasi.Com, sembari menuturkan, ” Trus apalagi, menurut kalian bagaimana.kalau sudah diperiksa bagaimana?,kalau sudah diperikasa berarti tidak benar.setahu saya belum,tanya sama Kanit ” Tutup Kompol Pribadi yang terkesan menutupi Informasi yang diduga diketahui oleh dirinya selaku Kapolsek Bukit Raya…..bersambung (Redaksi) Sumber : http://riauinvestigasi.com/2018/04/diduga-oknum-polsek-bukit-raya-pekanbaru-bujuk-korban-dan-lemahkan-perkara-dugaan-penyanderaanini-pernyataan-pengacara-dan-kapolsek/

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *